oktaviawinarti.com

Jurnal Puasa Pekan 2 - Tahap Kepompong Kelas Bunda Cekatan

Konten [Tampil]
jurnal kepompong


Puasa Begadang

Pekan kedua masih diisi dengan puasa begadang. Indikatornya sebagai berikut:

Excellent: Tidur jam 9
Very Good: Tidur jam 10
Satisfactory: Tidur jam 11
Need Improvement: Diatas jam 11

Terhitung 14 hari Saya latihan untuk tidak begadang agar bisa bangun lebih pagi. Pada pekan pertama masih perlu penyesuaian jam tidur dan jam bangun. Sehingga belum konsisten untuk bangun jam 3 tepat. Sementara pada pekan kedua Saya sudah bisa menyesuaikan ritme jam biologis tubuh untuk tidur lebih gasik dan bangun lebih pagi.

Berikut adalah diagram yang menggambarkan kualitas dari puasa yang sudah Saya jalankan selama 2 pekan sejak tanggal 21 Maret - 27 Maret 2022 dan 31 Maret - 6 April 2022.





Memang belum sepenuhnya berjalan mulus. Tapi Insyaa Allah, selama bulan ramadan ini kebiasaan tidak begadang tersebut akan Saya jadikan rutinitas. Dan bulan setelahnya bisa Saya latih lagi. Bismillah semoga bisa lebih baik.

Cerita tentang Puasa Pekan Kedua

Nah, pada pekan kedua ini Saya akan sedikit meresume perjalanan puasa mulai dari tanggal 31 Maret - 6 April 2022.

Hari pertama - Very Good

Alhamdulillah Saya bisa tidur jam 10 malam tapi Saya gagal bangun pagi. Tengah malam Arza bangun karena takut suara petir. Alhasil harus begadang untuk menemaninya sampai ia mau tidur lagi. Unpredictable moment.

Tapi ada yang Saya syukuri hari itu. Pak Suami sangat kooperatif dan memudahkan aktifitas Saya hari itu. Cerita selengkapnya bisa cek di Jurnal Kepompong Day 7.

Hari kedua - Excellent

Puasa hari kedua, Saya berhasil tidur jam 21.30 WIB dan bangun lebih pagi dari hari sebelumnya. Kebiasaan menunda jadi salah satu penyebab Saya nggak fokus mengerjakan target tulisan. 

Pada hari itu juga Saya merasa sedang nggak mood menulis. Jadi Saya cuma menghasilkan draft tulisan yang perlu untuk dikembangkan lagi. Jurnalnya Saya tulis di Jurnal Kepompong Day 8.

Hari ketiga - Excellent

Ini merupakan hari pertama Saya bangun jam 01.30 WIB. Setelah melalui serangkaian hal yang membuat Saya nggak jadi menuntaskan artikel di blog (nulis,jeda,nulis). Saya menatap layar untuk menulis kembali. 

Hari itu badan ter-recharge dengan agenda dadakan untuk renang. Kisah lengkapnya bisa diintip di Jurnal Kepompong Day 9.

Dan...ini merupakan hari pertama taraweh karena esok harinya Saya wajib puasa ramadan. Wah seneng banget dong!

Hari keempat - Excellent

Qodarullah, Saya tidur jam 21.30 WIB dan berhasil bangun pagi yeay! Ceritanya bisa cuzz dicek di Jurnal Kepompong Day 10.

Alhamdulillah Saya bisa menyelesaikan tulisan yang berhari-hari mangkrak di draft. Hoho

Hari kelima - Very Good

Hari kelima di pekan kedua ini, Saya tidur jam 10 malam, lebih mundur dibandingkan hari sebelumnya. Saya mulai menyadari bahwa Saya perlu membuat blog planner untuk satu bulan kedepan.

Saya menulis tentang cerita di hari kelima pada Jurnal Kepompong Day 11. Ceki ceki yuk!

Hari keenam - Need Improvement

Sesuatu yang tidak terduga terjadi lagi di hari keenam. Saya berhasil tidur jam 10 malam, tapi bangun pukul 23.00 WIB dan tidur kembali jam 00.25 WIB.

Karena itulah Saya jadi kesiangan dan ritme jadwal harian Saya nggak beraturan. Memang need improvement cocok untuk Saya sematkan untuk hari itu, selengkapnya di Jurnal Kepompong Day 12.

Hari ketujuh - Very Good

Hari ketujuh puasa lumayan menantang sebab Saya masih leyah-leyeh untuk menulis. Emosi naik turun juga karena menghadapi Arza yang susah makan.

Roller coaster pada hari itu Saya tuangkan dalam Jurnal Kepompong Day 13.

Dari 7 hari tantangan puasa begadang di pekan ini, Saya telah berhasil tidur jam 9 dan bangun di awal waktu yaitu 01.30 WIB. Nah, itu ada di cerita jurnal kepompong day 9.

puasa kepompong


Kunci Keberhasilan di Pekan Ini

  • Ingat balon peran yang sedang kita emban. Jadikan itu sebagai patokan untuk memilah mana yang prioritas dan yang bukan. Utamakan yang utama (first thing first). Jangan sampai kita mengesampingkan peran yang sebetulnya memiliki dampak paling besar di akhirat.
  • Selalu libatkan Allah dalam setiap proses. Jangan sombong intinya. Kita juga perlu meminta pertolongan Allah dalam segala kondisi agar hajat kita terpenuhi.
  • Kita perlu mengingat bahwa tubuh butuh haknya untuk istirahat. Jangan mendzalimi diri sendiri. Karena kita juga akan dimintai pertanggung-jawaban di akhirat nanti jika tidak memenuhi hak tubuh kita.

Saya merasa puasa 2 pekan untuk tidak begadang lumayan terlihat progressnya. Meskipun tidak selalu signifikan dengan kemauan atau mood Saya untuk menulis. 

Bisa dibilang sudah cukup untuk menjadi habit baru. Karena pekan depan sudah masuk minggu ke 2 puasa ramadan, harusnya lebih maksimal lagi untuk bangun di awal waktu mengerjakan amal ibadah sunnah yang dianjurkan Rasulullah.

Pekan depan Saya akan berpuasa scrolling medsos. Masih kakak beradik dengan begadang.😂 Sebuah keputusan yang berani buat Saya yang hampir aktivitasnya butuh medsos. Ah kita lihat saja nanti gimana! 😁

Indikator Scrolling medsos

Excellent: Buka hanya di jam 1-3 siang kecuali ada urgensi
Very Good: Buka jam 10 pagi (durasi 1 jam)  dan jam 1-3 siang
Satisfactory: Buka jam 6 pagi, jam 10 pagi, dan jam 1-3 siang 
Need Improvement: Buka sepanjang hari tanpa batas waktu

Surat Untuk Buddy

 

buddy system

Related Posts

Post a Comment