oktaviawinarti.com

Tahap Ulat Bunda Cekatan: Perjalanan 5 Pekan yang Menggairahkan!

21 comments
Konten [Tampil]
Tahao Ulat Kelas Bunda Cekatan


Assalamu'alaykum Sobi!
Apa kabarnya? Masyaa Allah.. Semoga sehat-sehat yaa😇. Akhirnya Saya keluar juga dari pertapaan. Haha menikmati tahap ulat di kelas bunda cekatan ini seperti sedang memasuki hutan belantara penuh tantangan.

Setelah 5 pekan belajar di tahap ulat kelas bunda cekatan, Saya merasakan perubahan pada diri Saya terutama perihal konsistensi. Konsistensi dalam hal belajar. Yup belajar!

Di awal Saya pernah spill tentang apa itu kelas bunda cekatan. Sobi bisa cek di sini ya! Kemudian Saya menuliskan jurnal belajar kelas telur-telur tentang menemukan kekuatan diri. Cuzz main kesini juga!

Nah, di tahap selanjutnya yaitu kelas ulat-ulat Saya akan bermain di Hutan Belantara Kupu Cekatan*. Ada beberapa tempat yang Saya kunjungi, sampai akhirnya Saya berada di Camping Ground*.

*Hutan Belantara Kupu Cekatan: Konotasi dari ruang kelas bunda cekatan
*Camping Ground: Arena bermain di ruang kelas bunda cekatan

Overview Tahap Ulat-Ulat Kelas Bunda Cekatan

Di tahap ini, kami para penjelajah di hutan kupu cekatan akan melahap ilmu yang sudah kami rencanakan pada peta belajar di pekan terakhir tahap telur.

Well, di tahap ulat bunda cekatan ini Saya menemukan banyak sekali hal baru. Terutama terkait bagaimana cara belajar dan mencari sumber belajar.

Peta belajar yang sudah Saya siapkan juga sangat berguna ketika melalui tantangan demi tantangan di kelas ulat. Karena ternyata...Saya orangnya nggak tahan kalo ketemu sama ilmu baru. Rasanya ingin melahap..hap..hap. Hahaha

Padahal ilmu yang Saya temui itu belum tentu cocok dengan peta belajar Saya. Yang mana itu adalah kebutuhan Saya untuk bisa cekatan di kelas ini.

Magika selalu berpesan untuk memegang era-erat peta belajar. Kenapa? Karena akan banyak sekali ilmu yang bisa kita cicipi di hutan belantara kupu cekatan.

Peta belajar yang membuat kita fokus untuk melahap ilmu yang diprioritaskan agar kita tidak celamitan. Hmm..celamitan ini bahasa indonesianya "ini mau itu mau" semuanya pengen dikuasai, pengen dicoba.

Kalo mantranya Bunda Septi, menghadapi hasrat yang begitu tinggal katakan, "Ilmu itu menarik, tapi kali ini Saya tidak tertarik". Naaah...itu saja belum cukup Sob.

Kita juga perlu melihat ke diri kita, apakah niat kita sudah benar dalam belajar? Kalau kita tidak fokus untuk menguasai satu ilmu. Bagaimana kita bisa cekatan di bidang yang ingin kita geluti? Bukankah tujuan awalnya kita ingin fokus untuk mengasah kekuatan diri kita?

Tanpa berlama-lama lagi, Saya akan bercerita apa pengalaman menarik dan insight yang Saya dapatkan pada tahap ulat-ulat di masing-masing pekannya.

1. Pekan Pertama Tahap Ulat-Ulat Bunda Cekatan

Di pekan pertama ini, Saya mulai membuat strategi belajar. Saya mem-plotkan jadwal belajar sesuai dengan kebutuhan ilmu yang ada di peta belajar. Dari mempelajari ilmu manajemen diri, ilmu mengatur fokus, sampai ilmu disiplin waktu.

Masing-masing ilmu memiliki 2 sub-ilmu. Kira-kira seperti ini jadwal belajar Saya. 

*PS: Makanan yang Kuperlukan maksudnya ilmu yang Saya perlukan selama belajar di hutan kupu cekatan

tahap ulat bunda cekatan


Makananku pekan pertama: Set Up Priority!
Saya mendengarkan podcast Kang Iqbal Hariadi tenang review buku Make Time. Ini related banget dengan ilmu yang ingin Saya kuasai yaitu manajemen diri.

tahap ulat bunda cekatan

tahap ulat bunda cekatan
 

Selain itu Saya juga mencicipi 3 buah potluck (sharing ilmu dari makanan teman) dari Mbak Linda Handayani, Mbak Retno Amalia, dan Mbak Rifka Anisah .

Dari Mbak Linda, isi potlucknya yaitu tentang Buku Mind Management Not Time Management yang ditulis oleh Kadavy di tahun 2020. 

Saya tertarik pada poin:

Budaya waktu jam vs budaya waktu peristiwa. Waktu peristiwa dapat digunakan untuk berpikir ide-ide baru, sementara waktu jam bisa digunakan untuk menghasilkan tahapan eksekusi ide baru menjadi produk yang bermanfaat.
Saya tertarik dengan prinsip yang dituangkan Kadavy tentang manajemen waktu ini. Manajemen waktu tidak hanya tentang mengatur jadwal kegiatan berdasarkan jam-jam yang sudah kita plot-kan, namun bisa dilakukan dengan meng-highlight peristiwa penting sebagai patokan dalam mengatur waktu.

Prinsip ini mirip dengan poin makananku di pekan ini. Aku cenderung suka dengan pengaturan prioritas berdasarkan peristiwa dan fleksibel dengan jam.

Kemudian, potluck dari Mbak Retno berisi tentang video Youtube Channel RumaHabit yang mengupas tentang bagaimana menjadi muslimah produktif. 

Makna produktifitas bagi setiap orang itu relatif. Nah, sebagai muslimah produktif, ada peran-peran yang perlu diprioritaskan berkaitan dengan pertanggung-jawabannya di akhirat nanti.

Poin menarik:
Seorang muslimah harus bisa menentukan balon-balon peran (sub-peran) sebagai seorang istri, ibu, anak, anggota masyarakat, dll. Peran mana yang akan kita besarkan baik dari keberkahan dan ladang pahalanya sesuai kondisi kita masing-masing.
Kita juga perlu tahu bagaimana cara kita berusaha berada dalam kotak peran yaitu peran utama kita sebagai hamba Allah. Jujurly, potluck dari Mbak Retno ini mengingatkan Saya pribadi untuk meluruskan niat belajar memprioritaskan waktu.

Dan yang terakhir potluck dari Mbak Rifka. Potluck-nya yaitu meng-highlight keseharian Rasulullah melalui Youtube Channel Masjid Al-Irsyad TV.

Poin menariknya, ternyata waktu 24 jam yang digunakan oleh Nabi Muhammad Shalallahu'alaihi Wasallam dibagi dengan adil. Kompas kegiatannya ada di jam tidurnya (ba'da isya, adzan pertama, dan beberapa menit sebelum dzuhur).

Kemudian melakukan banyak aktivitas selepas syuruk (untuk istri-istri beliau), selepas dzuhur dan ashar (untuk umat dan sahabat), ba'da maghrib (mengawali dan mengakhiri hari dengan keluarga).

Wah...Saya jadi terinspirasi untuk membuat kandang waktu berdasarkan pembagian aktivitas yang Rasul ajarkan.

Sebenarnya Saya sudah cukup kenyang melahap ilmu dari makanan utama dan potluck teman. hehe Tapi Saya mencoba untuk melahap ilmu lagi dari buku Tony Buzan tentang Mind Map Mastery.

Saya cukup puas dengan isi dari buku ini karena Saya bisa melakukan perencanaan dengan membuat mapping berdasarkan kebutuhan. Berikut poin-poin menarik yang Saya dapatkan dari buku ini.

tahap ulat bunda cekatan

Saya juga menonton Youtube Channel Presenta Edu tentang praktek membuat mind map. Penjelasannya sangat simple dan on-point sehingga Saya mudah memahami cara membuat mind map yang efektif. Nah di sini trainernya juga menerapkan best practice dalam kesehariannya, terinspirasi dari isi buku Mind Map Mastery yang ditulis Tony Buzan.

Selain itu beliau juga praktisi di bidang mind mapping. Untuk tau lebih detailnya, cuzz kepoin aja ya channel Youtube-nya.


Alhamdulillah, jadi itu perjalanan Saya di pekan pertama melahap ilmu tentang manajemen waktu. Saya masih setia dengan peta belajar bukan?hehe.

Jujurly, Saya masih lirak-lirik potluck teman yang berbeda topik belajarnya. Saya merasa isi kepala penuh banget karena kurang mindful  melahap ilmu yang dibutuhkan. Gimana nggak tergoda? wong FB Group Hutan Kupu Cekatan isinya bertebaran banyak ilmu baru, Saya jadi kalap dong! hehe


2. Pekan Kedua Tahap Ulat-Ulat Bunda Cekatan

Tiba di pekan kedua, Saya fokus mencari sumber ilmu dengan topik Set Up Planner.

Saya mendengarkan podcast SELF DEV tentang review buku 7 Habbit, YouTube Channel Nuzul Dzikri tentang pentingnya skala prioritas, dan potluck Mbak Restu P. Janing dari IP NNP tentang Lebih Produktif dengan Google Calendar. Berikut rangkumannya

Tahap ulat bunda cekatan

Tahap Ulat bunda cekatan

Karena pada pekan kedua ini kami diarahkan untuk melahap sumber ilmu melalui media audio atau audio visual, maka Saya memilih untuk mendengarkan podcast disela-sela aktivitas dan menonton video Youtube.

Saya cukup senang karena ini gaya belajar yang GUE BANGET hehe. Jadi lebih santuy saat melahap ilmu.

Kemudian, potluck-ku berisi sekilas informasi tentang free writing. Karena kebetulan Saya sedang berada di Klub Literasi Ibu Profesional dan ada zoominar tentang kepenulisan, maka Saya memutuskan untuk menjadikan ini potluck hehe. Gumoh kan kalo kebanyakan teori manajemen waktu. 😝 Berikut ulasan singkatnya.

Tahap Ulat bunda cekatan

Saya mulai rutin mempraktekkan free writing sejak bergabung dengan Klub Literasi Ibu Profesional (KLIP). Lumayan efektif untuk katarsis hahah. 

Tapi kalau dilihat dari tujuannya, free writing ini hanya dikonsumsi oleh pribadi alias nggak di-publish. Dan ditinjau dari manfaatnya sebenarnya bagus untuk menggali ide baru yang muncul dalam benak kita. Atau Saya biasa menamakannya lintasan pikiran.

Kita bisa membiasakan menulis setiap hari dengan menggunakan metode ini agar menulis tidak lagi menjadi beban. Terbukti efektif sih kalo di Saya. Biasanya Saya nulis jurnal syukur dan nulis insight yang Saya dapatkan hari ini. Nggak berat-berat bahasannya karena hanya memvisualisasikan yang ada di benak dalam bentuk tulisan.

tahap ulat bunda cekatan


Sobi juga bisa banget loh dengerin podcast Saya disini.

Untuk potluck lainnya yang Saya dapatkan dari hutan kupu cekatan antara lain potluck dari Mbak Aviaddina Ramadhani, Mbak Amanda Fuadilah, dan Chika K. Rachma.

Manajemen Waktu dengan Heat Map - Aviaddina Ramadhani

Isi potlucknya tentang membuat perencanaan waktu dengan memperhatikan level energi optimal yang dihasilkan tubuh. Konsep ini mirip kandang waktu/time blocked, hanya saja pengelompokkan kegiatan disesuaikan dengan level warna sebagai indikator. Indikator warna: merah, orange, kuning, hijau, dan abu-abu.

Tips Melakukan Single Tasking - Amanda Fuadilah

Mbak Amanda memberikan tips singkat bagaimana menggeser kebiasaan dari multitask (kebiasaan mengerjakan banyak kegiatan dalam satu waktu) ke singletask (mengerjakan satu kegiatan dalam satu waktu).

Cara agar kita lebih fokus untuk melakukan satu kegiatan dalam satu waktu:
  • buat jadwal harian
  • kelompokkan kegiatan sesuai bobot (tingkat fokus dan konsentrasi)
  • mengetahui jam emas (jam produktif)
  • mindful (menikmati pekerjaan yang dilakukan) dan konsisten.


Manajemen Waktu Dalam Islam - Chika K. Rachma

Ini potluck yang saya suka juga dan mirip kayaknya dengan potluck di pekan pertama yaitu kajian dari Ust Adi Hidayat. Bagi waktu menjadi 2 fungsi yaitu pagi dan siang untuk bekerja, malam untuk istirahat.

Petakan rencana sesuai waktu solat:
  • subuh waktu untuk mengatur aktifitas
  • siang sore maghrib gunakan waktu sesuai peran di ranah domestik atau produktif
  • setelah isya kumpul keluarga
  • sebelum tidur evaluasi kegiatan selama sehari.
  • niatkan mengatur waktu untuk ibadah karena waktu kita akan ditanya untuk apa di dunia dan harus kita pertanggung-jawabkan di akhirat. 

Nah pada pekan kedua ini, Saya memiliki rencana setelah menyantap makanan sendiri dan makanan dari teman. Saya memiliki kecenderungan untuk menetapkan planner berdasarkan prioritas dan heatmap (plotting waktu berdasarkan level energi).

Saya kurang pede untuk menerapkan metode seperti bullet journal. Selain Saya yang kurang teliti, Saya juga kalau terlalu detail mendesain sesuatu, biasanya nggak dikerja-kerjain rencananya. Yang penting Saya punya target dan lebih fleksibel menetapkan apa yang mau Saya kerjakan hari itu.

Hmm.. baru pekan kedua.. Tenang, masih ada pekan selanjutnya. Perjalanan belum usai. Hehe

Sobi masih mau dengerin (lebih tepatnya baca) kisah Saya di hutan kupu cekatan? Nantikan di postingan berikutnya ya hehe. Kayaknya udah kepanjangan. Saya buat bagian keduanya aja yah😉

Belajar di tahap ulat kelas bunda cekatan ini kian menantang. Setiap pekan selalu ada kejutan yang bikin Saya semangat ngerjain jurnal hehe. Semoga ada hikmah dan faedahnya yak bacain jurnal belajar Saya yang masih jauh dari kata sempurna. Karena "sempurna" hanya milik Andra and The Backbone wkwk.









Related Posts

21 comments

  1. MasyaAlloh mba, kunanti part 2 nya yaaah,nambah lagi ilmu tentang manajemen waktu. Jazaakillah khoir mba okta😘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siaaap mba ethaa hehe.. Dirimu juga..
      Semangat ngblognya yaa!

      Delete
  2. Kereeen sharingnya Mbak Okta 👍👍🤩🤩🤩

    ReplyDelete
  3. Hmmmmm...luaarr biyasaa mb okta...masya Allah...nambah wawasan lagi tentang managemen waktu, mid=nd mapping dan yang terpenting pertanggung jawaban di akherat nanti...waktu kita dihabiskan untuk apa..
    Alhamdulillaah jazakillaahu khoiro atas sharingnya..ditunggu next part nya yaa... :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masyaa allah.. Alhamdulillah, ya mba enny semoga bermanfaat 🙏😊

      Delete
  4. Mantapp kak ceritanya. Suka planner dan bujo juga ya kak? Sama nih kayak aku. Ditunggu next perjalannya kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga bermanfaat ya Mbak 😊
      Suka jurnaling.. Spesifiknya jurnal syukur hehe. Siaaap nantikan ya!

      Delete
  5. Seru banget tahapan ini. Jadi inget dulu kata Ibu, jangan lupa pakai kaca mata kuda dan siapkan mantra "Menarik tapi tidak tertarik". Kebayang deh banyaknya potluck, bisa bikin si ulat kegendutan karena badai informasi alhasil malah mager wkwkwk. AKku juga cuma mengambil potluck yang on track aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwk jadi flashback ya mba lintang..

      Aku hampir kegendutan.. Apalagi ini udah mau minggu ke 7 di kelas ulat 😂

      Delete
  6. Waktu ibarat modal bagi kita. Jika kita bisa memanfaatkannya maka akan dapat keuntungan dan jika menyia-nyiakannya maka akan merugi. Karena sesungguhnya kita sedang bermuamalah dengan Allah yang akan kita petik hasilnya di dunia dan akhirat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masyaa allah.. Jazakillah khair mas remindernya🙏

      Delete
  7. Saya rasa bahwa kelas ini benar-benar memberikan pandangan baru tentang apa itu manajemen waktu. Bagian pertama, yakni Set-Up Priority, memang tidaklah mudah. Tapi dengan bisa memprioritas apa yang perlu dan tidak perlu, untuk bagian di minggu-minggu berikutnya jadi lebih mudah.

    ReplyDelete
  8. Bagus banget mbak namun terkadang saya lebih sering gagal dalam memenej waktu saya, padahal sudah diatur sedemikian rupa ternyata masa saja tidak bisa. Dengan membaca artikel ini, jadi lebih paham mengatur polanya, oo seperti itu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah sama saya juga mas. Mungkin memang kudu dikuatin strong why-nya supaya konsisten dan komitmen dengan rencana yang dibuat.

      Delete
  9. Kelasnya Ibu Profesional tuh selalu punya ciri khas tersendiri ya. Banyak banget ilmu yang bisa di tangkap. Aku sangat tertarik dengan manajemen waktu dan mind mapping yang sampai sekarang masih terus ku pelajari. Makasih sudah berbagi Kak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mba yuni.. Bener, selalu ada sesuatu yang baru dan menantang hoho.
      Semoga bermanfaat ya mba 😊

      Delete
  10. Menarik banget ya kelasnya. Banyak ilmu manajemen pengembangan diri yg ada di dalamnya, pas banget utk seorang ibu yg punya banyak peran

    ReplyDelete
  11. Menarik, manajemen waktu itu penting banget ya bund. Semoga setelah membaca artikelnya saya dapat lebih disiplin. Terima kasih bund

    ReplyDelete
  12. Sharing yang bagus mbak, banyak sekali ya inspirasi yang didapat. Semoga bermanfaat selalu.

    ReplyDelete
  13. Keren memang ya sistem kelas dari IIP ini. Gak heran sih foundernya aja orang kreatif. Salut buat IIP

    ReplyDelete

Post a Comment