oktaviawinarti.com

Tantangan 30 Hari Day 18 - Tahap kepompong Kelas Bunda Cekatan

Konten [Tampil]

tahap kepompong

Ceritaku Hari Ini

Qodarallah, hari ini Saya belum jadi menulis artikel blog. Saya juga lumayan kelelahan karena 3 hari ini mengeluarkan tenaga ekstra untuk fokus mengurus Arza yang sakit.

Suprising moment-nya Pak Suami juga ikut-ikutan sakit. Masyaa Allah. Nikmat ramadan tahun ini benar-benar terasa. Terasa ujian keimanannya.

Saya memulai pagi dengan bangun sejak jam 02.30 WIB. Menyiapkan hidangan sahur sendiri dan makan sendiri. Pak Suami memilih untuk nggak berpuasa karena sejak kemarin isi perutnya terkuras habis dan mengalami demam tinggi.

Saya nggak fokus mikirin apapun selain Arza dan Pak Suami. Nyiapin kebutuhan mereka dan menghibur mereka yang sedang sakit. 

Prioritas Saya adalah mereka berdua. Saya nggak ada ide buat menulis. Kalau pun ada mungkin curhatan di hari itu. Hehe

bunda cekatan

Masyaa Allah ya. Rencana Allah itu nggak bisa terprediksi. Saya agak legowo sebenarnya hari itu karena tidak terlalu memaksakan diri dan bisa menurunkan sedikit ekspektasi.

Rencananya setelah Arza agak baik kondisi kesehatannya, Saya mau kembali menulis. Tapi kenyataannya nggak seperti yang dibayangkan. Saya diberikan kesempatan emas untuk mencecap pahala kebaikan yang datangnya dari Pak Suami.

Masyaa Allah. Mau nangis Saya tuh karena tanggal 12 April alias keesokan harinya adalah hari lahirnya Pak Suami.😭 Dalam kondisi seperti itu doi harus istirahat di rumah dan nggak bisa menikmati makanan yang disukainya "rujak asem". Padahal tiap tahun selalu minta dibuatin itu pas ulangtahunnya.

Doi dehidrasi parah karena terlalu sering BAB. Alhamdulillah bisa tertolong dengan banyak minum.

Qodarullah, sudah skenario Allah. Bisa jadi, ini rencana-Nya agar Saya dekat dengan ridho Pak Suami,  yaitu lebih banyak memberikan perhatian saat doi sedang sakit. Memberikan kasih sayang dan melayaninya sepenuh hati saat sedang sakit.

Mau nangis berjamaah nggak Sobi? 😭😭😭😭😭😭Hikssssss

Saya gunakan hari itu untuk full service, spesial untuk Pak Suami dan Arza. Dua orang yang jadi support system terbaik Saya. 

 Masih need improvement untuk hari ini. Nggak apa-apa. Yang penting udah berani mengambil keputusan untuk memprioritaskan sesuatu yang lebih penting, yaitu keluarga.

bunda cekatan batch 3

Puasa Hari Pertama dan Kedua

Sudah dua hari ini Saya menjalani puasa scrolling medsos. Qodarullah hari pertama puasa di tanggal 10 April 2022 Saya nggak curi-curi waktu untuk lihat notifikasi medsos. Karena sibuk ngurusin Arza dan emosi Saya juga kurang stabil. Saya cuma buka medsos untuk ngecek notifikasi grup WA terkait amanah di komunitas.

Sementara di hari kedua puasa, Saya lumayan kalap tapi masih bisa membatasi diri untuk nggak sebentar-bentar ngecek notifikasi hape. Saya membuka medsos pada pukul 10.00 WIB, 13.00 WIB, dan 19.00 WIB. Sebenarnya cuma mau memastikan notifikasi WA. Barangkali ada yang penting. 

Saya sudah jarang scrolling status WA orang lain. Mungkin penyebabnya karena nggak semua orang menyimpan kontak baru WA Saya, jadi sedikit sekali yang keliatan update status. Biasanya penuh haha.

Ada sisi baiknya juga sih kalau gini. Saya jadi nggak rajin ngecek status WA lagi kecuali status WA-nya Pak Suami sih :P

Insight

Penuhi hak anggota keluarga, Berlaku adil kepada mereka. Termasuk dalam prioritas mengatur waktu. Kita nggak akan rugi. Karena mereka jugalah orang yang akan menolong kita di saat sedang susah. 






Related Posts

Post a Comment