oktaviawinarti.com

Cara Menikmati Kue Cucur, Kue Legendaris Indonesia Ter-Favorit

Konten [Tampil]
kue legendaris indonesia


Kue legendaris Indonesia satu ini tentu tidak asing di telinga Sobi. Kue ini merupakan salah satu jajanan yang disukai oleh banyak orang, tak terkecuali Saya. Hmm apa ya? Yap betul banget! Namanya kue cucur. Namanya kok cucur ya?

Secara penyebutan memang sangat unik dan mudah diingat. Saat mendengar namanya pasti sudah terbayang bentuknya seperti apa. Wah kira-kira apa yang konspirasi di balik nama kue legendaris asal Indonesia satu ini?

Nama kue cucur berasal dari proses atau cara pembuatannya, yaitu mengocorkan adonan kue ke dalam wajan. Di masyarakat, kata mengocorkan yang kata dasarnya ‘kocor’ kemudian berkembang dan lebih familiar di telinga dengan istilah ‘kucur’ atau ‘cucur’. 

Kue ini memiliki rasa yang manis. Bentuknya seperti serabi, bulat dan tengahnya menggembung seperti gunung. Ada renda-renda di bagian pinggirnya dan crispy ketika digigit.

Karena berbahan dasar tepung beras dan gula aren, kue ini jadi berwarna kecoklatan. Sekilas teksturnya terlihat berserat dan agak tebal.

Cara memasaknya pun cukup digoreng dan tidak memerlukan waktu yang lama untuk menggoreng.

Penasaran nggak Sobi, sebenarnya kue cucur ini asalnya dari mana?

Asal Muasal Kue Cucur

Kue Legendaris Indonesia Ter-Favorit

Sumber foto: Pinterest.id


Saya kira awalnya kue ini berasal dari Betawi, tetapi faktanya kue ini masih dapat Saya temukan di Semarang tempat Saya tinggal.

Mungkin karena cara membuatnya mudah dan bahan bakunya yang umum digunakan untuk membuat jajanan tradisional, kue ini menjadi familiar dan dikenal dengan nama yang berbeda di masing-masing wilayah Indonesia.

Umumnya di Jawa (baca: Jateng, Jabar, Banten), kue cucur disajikan saat momentum upacara adat, seperti hantaran pernikahan, acara aqiqahan, hajatan dan selametan. Nggak jarang juga dinikmati sebagai camilan sehari-hari.

Cara mendapatkannya pun mudah, kita bisa pergi ke pasar tradisional untuk mencari pedagang kue. Biasanya kue cucur dijajakan di pasar pagi. Karena kue ini bisa dinikmati saat sarapan.

Fakta menarik lainnya, di berbagai daerah di Indonesia kue cucur ini hampir sama peruntukannya yaitu sebagai sajian di momen sakral seperti perayaan adat dan pernikahan.

Di Sumatera Barat, kue cucur disajikan saat upacara Batandang, Manyaok Kandangatau, dan Manjalang Mintuo. Lain halnya di Gorontalo. Kue cucur disebut sebagai kue tutulu. Kue ini dijadikan sajian ketika perayaan panen padi. Masyarakat sana menyantap kue cucur bersama-sama, bahkan menjadikannya alat tukar dengan beberapa ikat padi.

Ternyata ada filosofinya juga, pinggir kue cucur yang berbentuk menengadah ke atas bermakna meminta doa dan ampunan kepada Yang Maha Kuasa. Makanya kue ini selalu ada dalam setiap perayaan adat sebagai bentuk rasa syukur kepadaNya.

Kudapan tradisional ini juga jadi tradisi unik di Kalimantan Tengah. Kue cucur identik dengan tradisi mandi safar. Mandi safar merupakan tradisi menceburkan diri ke Sungai Mentaya. Setelah basah-basahan di sungai, masyarakat akan rebutan beragam kue dan makanan. Salah satu kue yang ada dalam tradisi ini yaitu kue cucur.

Unik banget ya? Hehe. Kue cucur bisa jadi alat pemersatu bangsa lho. Melihat fungsi kue ini dari pulau ke pulau di Indonesia, rasanya Saya mau bilang kalau kue cucur bisa meningkatkan rasa kekeluargaan dan persaudaraan.

Nggak hanya di Indonesia! Ternyata kue cucur jadi primadona juga di negara tetangga. Khususnya Thailand dan Malaysia. Di Thailand kue ini disajikan saat upacara pernikahan dan festival. Wah gokil sih!

Cara Menikmati Kue Cucur Ala Jendelanya Okta

Cara menikmati kue cucur ala Okta:

kue tradisional mendunia


1. Makan Kue Cucur Ditemani Segelas Teh Hangat

Selesai menyantap kue cucur, jangan lupa minum teh hangat. Bukan teh manis ya. Kalau sama-sama manis nanti rasanya jadi hambar.

Dan jangan makan dan minum secara berbarengan, nanti cepat kenyang. Nikmati kue cucur secukupnya, setelah itu seruput teh hangat pelan-pelan. Rasakan sensasi ketenangan dan kehangatannya.

2. Sajikan di Atas Daun Pisang

Sajikan kue cucur di atas daun pisang agar aromanya terjaga. Daun pisang juga bisa membuat kue cucur bertahan lama (nggak cepet expired).

3. Santap Selagi Hangat

Santap kue cucur selagi hangat. Karena kalau sudah dingin rasanya kurang nikmat (buat Saya sih). Nikmati setiap gigitan dengan rasa syukur dan afirmasi positif dengan mengatakan, "Yummy..kue cucur enak," hehe.

4. Nikmati Kue Cucur Bersama yang Tercinta

Kue cucur adalah alat pemersatu bangsa. So,boleh dicoba deh kalau kamu pengen selalu dicinta sama si dia. Hehe

Cara Membuat Kue Cucur Mudah dan Enak

Nah setelah tahu nih gimana terkenalnya kue cucur serta cara menyantapnya, sekarang kita cobain yuk resep membuatnya. Caranya cukup mudah dan nggak perlu waktu yang lama. Cuzz siapin alat dan bahan, serta ikutin step by step memasaknya!

kue tradisional legendaris


Bahan

Untuk 20 buah kue cucur:
  • 200 mL air
  • 120 gram gula merah
  • 2 lembar daun pandan
  • 120 gram tepung beras
  • 25 gram tepung terigu
  • 5 sdm minyak goreng
  • Garam secukupnya

Langkah Pembuatan

Waktu memasak 1 jam.

  1. Rebus gula merah, daun pandan dan sedikit garam hingga larut
  2. Setelah larut, saring air rebusan tersebut lalu diamkan hingga hangat
  3. Siapkan wadah dan campurkan tepung terigu beserta tepung beras ke dalamnya
  4. Tuangkan larutan gula yang sudah disaring. Aduk hingga rata, lalu mixer adonan dengan kecepatan rendah selama kurang lebih 5 menit
  5. Setelah tercampur rata, diamkan adonan sekitar 20 menit. Lalu, aduk kembali menggunakan whisk. Jika adonan terlalu kental, tambahkan sedikit air hingga teksturnya pas
  6. Panaskan 5 sendok makan minyak goreng dalam wajan cekung ukuran kecil
  7. Lalu tuangkan adonan secukupnya. Siram-siram dengan minyak panas hingga berserat dan mengembang
  8. Untuk melihat tingkat kematangan kue cucur, tusuk bagian tengahnya dengan tusuk lidi, lalu diputar-putar hingga bagian dalam yang masih mentah keluar
  9. Siram-siram terus dengan minyak panas hingga matang. Balik, lalu angkat.Ulangi tahap demi tahap hingga adonan habis dan kue cucur siap dihidangkan

Voilaaa, gimana Sobi? Tertarik untuk icip-icip dan memasaknya sendiri di rumah? Atau cuma mau makannya doang? Kalau Saya sih lebih suka icip-icipnya aja hehe. Yang pasti kue legendaris Indonesia ini wajib banget untuk dicoba. Testimoni di sini yah kalau sudah coba! Ciao~ Semoga bermanfaat.


Referensi

Bernas.id
GNFI
Kumparan
KulinerKota.com



Related Posts

Post a Comment