oktaviawinarti.com

#MeTime | Berkenalan dengan Kekuatan Diri

34 comments
Konten [Tampil]

#MeTime | Berkenalan dengan Kekuatan Diri - Kelas Bunda Cekatan

#MeTime | Berkenalan dengan Kekuatan Diri - Hei Assalamu'alaikum warganet!

Alhamdulillah hari ini rasanya nano-nano banget setelah beberapa jam ngutak-ngatik layout dan theme blog ini.  Kalo bukan karena terpaksa, mana ada Aku tahan ngutak-ngatik tampilan blog yang masih belom PRO banget ini hahah. Memang semua permulaan itu butuh paksaan ya biar gak jadi wacana aja HAHAHA

Insyaa Allah postingan ini akan berseri, duelaah udah kaya sinetron aja 🤣 
Yap....spoiler di awal kalo postingan ini akan mengawali perjalananku untuk konsisten nge-blog sembari menulis jurnal perkuliahan Bunda Cekatan yang sedang Aku ikuti di Institut Ibu Profesional. 

Sekilas Tentang Kelas Bunda Cekatan

Aku memasuki tahap awal perkuliahan di kelas Bunda Cekatan. Oiya, jadi fokus utama dari perkuliahan ini adalah bagaimana caranya seorang ibu terampil atau cekatan pada bidang yang digelutinya.

Kami berproses di Hutan Kupu Cekatan (re: Kelas Bunda Cekatan). Sebuah platform bermain di Facebook Group yang menyediakan berbagai macam arena bermain di kelas bunda cekatan. Dan perjalanan kami menjadi seorang yang cekatan tidak luput dari seorang guru yang akan menemani setiap proses yang akan dijalani.

Kami memiliki Magika (Panggilan untuk Manajer Kurikulum di Kelas Bunda Cekatan) yang menyiapkan kurikulum pembelajaran dalam 7 bulan ke depan dengan segala amunisinya. Selain itu ada Kunang-kunang (Panggilan untuk Widyaiswara atau guru di Kelas Bunda Cekatan) yang membantu dan memfasilitasi kami untuk bertanya dan berproses di kelas ini.

Dan kami adalah penjelajah Hutan Kupu Cekatan yang berjuang gak cuma sendiri, tapi bersama puluhan bahkan ratusan penjelajah lain dari seluruh negeri. 

Alhamdulillah Aku dipertemukan oleh ibu-ibu super yang punya semangat belajar tinggi di kelas ini. Aku bergabung dengan Regu 16 yang berasal dari kota Semarang, Salatiga, Banyumas Raya dan Jepara.

Di awal kami mempersiapkan amunisi dan perangkat kelas seperti Ketua Regu dan Koordinator Tahapan, serta nama dan logo kelompok.

Nama regu kami adalah Metamorfoself. Asik banget ya namanya hehe. Karena setiap nama tentu ada makna yang terkandung di dalamnya. Metamorforself adalah cita-cita kami untuk bisa berproses dengan baik di Hutan Kupu Cekatan.  Sesuai namanya, kami akan berproses tahap demi tahap agar bisa berubah menjadi pribadi yang cekatan di bidangnya. Memahami apa potensi dann kekuatan kami dan selanjutnya bisa bermanfaat bagi sekitar.

Jurnal Minggu Pertama - Menemukan Telur Hijau

#MeTime | Berkenalan dengan Kekuatan Diri

Di minggu awal ini, Kami diberikan arahan untuk menemukan potensi atau kekuatan diri. Ini akan menjadi pijakan awal dalam proses menjadi ibu cekatan di bidang yang akan kita tekuni. Tahapan ini kami namakan tahap telur. Kenapa telur? Insyaa Allah akan Aku bahas di postingan selanjutnya ya hehe.

Terus gimana langkahnya? 


Pertama, Tulis semua aktivitas peran sebagai individu, ibu dan istri. Tentu aktifitas spesifik dari masing-masing peran. Kalo bisa ditulis semua, tulis semuanya. Karena kita belum tau nih aktivitas mana aja yang akan masuk ke dalam aktifitas produktif kita.



Aktifitas peran sebagai perempuan, istri dan ibu


Aktifitasku sebagai seorang perempuan lebih banyak berfokus pada pengembangan diri dan aktualisasi diri. Tentu setiap orang punya minat atau ketertarikan pada sesuatu. Aku lebih condong kepada aktifitas keberperanan diri dalam lingkungan keluarga dan masyarakat yang ditonjolkan dengan bakat altruisme. Aku sangat bahagia ketika memiliki peran yang berarti bagi keluarga atau suatu komunitas.

Aku termasuk orang yang adaptif, sehingga mudah untuk berteman dengan siapapun. Ini adalah modalku untuk berjejaring dan menambah circle pertemanan. Aku menyukai hal ini karena dengan begitu keberperananku menjadi lebih berarti.

Sementara aktifitasku sebagai seorang istri yaitu melayani suami dan menjadi asisten terbaik untuk setiap keperluannya. Aku juga bertugas mengepalai urusan rumah tangga seperti pekerjaan rumah tangga, mengelola keuangan keluarga dan menjadi chef rumah tangga.

Secara signifikan, aktifitasku sebagai seorang ibu yaitu mendampingi tumbuh kembang dan menemani aktifitas belajar anak. Karena Aku baru memiliki satu orang anak, kegiatannya belum terlalu banyak dan memerlukan fokus yang lebih.

Kemudian yang kedua, kategorikan aktifitas tersebut dalam 4 kuadran (Suka bisa, suka tidak bisa, tidak suka bisa, tidak suka tidak bisa). Tulis aktifitas yang paling mudah kita kategorikan, yaitu aktifitas yang paling bisa dan mudah untuk melakukannya dan itu adalah aktifitas yang paling kita suka. 

#MeTime | Berkenalan dengan Kekuatan Diri

Kuadran aktifitas (Suka-bisa,Suka-tidak bisa,Tidak suka-bisa,Tidak suka-tidak bisa)

Aktivitas Bisa-Suka

Aktifitas yang paling kusuka dan mudah bagiku untuk melakukannya adalah travelling, menulis jurnal populer, membuat konten tulisan, berbagi insight, belajar kehidupan/agama, berkomunitas/berjejaring, kontemplasi/Ibadah, merancang ide, dan volunteering/dunia kerelawanan. Banyak banget yha ehehe 👀😂

Aku merasa semuanya mood booster atau bisa naikin energi dan moodku. Ohya, ada satu lagi yang bikin Aku tuh seneng banget dan bisa tidur pulas setelah melakukan ini, yaitu ngobrol ngalor ngidul sama Pak Suamik hehe. Dari urusan paling penting sampe yang remeh temeh kalo ngobrol sama PakSu Aku jabanin deh hihi.

#MeTime | Berkenalan dengan Kekuatan Diri

Aktifitas Bisa-Suka


Aktifitas Suka-Tidak Bisa

Setelah itu, Aku mengelompokkan aktifitas yang kusuka tapi tidak terlalu bisa atau tidak puas dalam mengerjakannya. Ada memandu acara /Host/MC/penyiar, membuat kerajinan tangan/DIY, memotret objek, menjahit, decluttering, perawatan diri & makeup, baking, dan mendongeng. 

Sebenarnya Aku tertarik pada banyak hal tapi seringkali tidak tuntas dalam menekuninya. Hanya berakhir di fase awal saat sedang semangat-semangatnya. Kalo udah bosan, Aku cepat sekali switch pada kegiatan yang lain. Mungin ini yang dinamakan setengah-setengah dan kurangnya strong why dalam melakukan sesuatu.

Aktifitas Tidak Suka-Bisa

Kemudian, mengelompokkan aktifitas yang Aku tidak suka tapi Aku bisa melakukannya. Biasanya aktifitas yang tidak memerlukan keahlian khusus dan sifatnya berulang seperti menyetrika, mencuci, berkebun, menyiapkan kegiatan anak, memasak,dan menata rumah. Selain itu Aku juga kurang tertarik pada kegiatan membuat video konten, merancang skema kegiatan, dan berdagang. 

Semua bisa dilakukan, tapi tidak ada rasa puas atau bahagia ketika melakukannya. Kaya B aja gitu hehe. 

Aktifitas Tidak Suka-Tidak Bisa

Dan di kuadran keempat, mengelompokkan aktifitas yang tidak disuka dan juga tidak bisa melakukannya dengan maksimal. Aku paling menghindari hal ini kalo mau berkontribusi sesuatu baik di lingkungan keluarga atau di komunitas.

Aku paling payah urusan mendesain dan mengelola administrasi keuangan dan pembukuan. Itu menguras banyak energi dan Aku kurang puas dengan hasilnya. Selain itu, Aku juga kurang suka menulis jurnal ilmiah dan cerita fiksi. 

Dari semuanya yang paling Aku hindari adalah gossip/gibah. hahah kalo ini mah udah pasti gak boleh ya. Udah mah dosa, buang energi pula 😜


Terakhir, Dari kuadran suka dan bisa kita pilih maksimal 5 aktivitas yang membuat kita bahagia saat menjalaninya. 5 aktifitas ini adalah pijakan awal kita untuk mengetahui kekuatan diri yang sesungguhnya.

#MeTime | Berkenalan dengan Kekuatan Diri

5 besar aktifitas Suka-bisa

Setelah memilih 5 besar aktivitas yang kita bisa dan suka untuk melakukannya. Kita bisa menguatkan dengan STRONG WHY. Apa alasan yang ada dibalik 5 aktivitas tersebut. Dengan begitu, ketika lesu saat di perjalanan kita bisa menilik lagi apa alasan kita tetap berjalan dan bertahan. 


Ini adalah 5 Aktivitas yang membuatku bahagia dan alasan Aku memilihnya.

  • Menulis jurnal populer

Sejak kuliah suka nulis ilmu pengetahuan yang bahasanya gak terlalu ilmiah dan mudah dimengerti banyak orang. Banyak kajian ilmiah yang penting tapi gak semua orang ngerti atau paham dengan bahasa yang digunakan, jadi semangat buat nulis karena bisa sekalian berbagi sama orang lain. 

Dan salah satu cara mengikat ilmu adalah dengan menuliskannya, jadi tulisan ini bisa jadi pengingat diri agar gak lupa sama sesuatu yang sudah dipelajari.

  • Membuat konten tulisan

Aku suka nulis konten yang formatnya semi-formal, tapi gak menutup kemungkinan untuk nulis jokes sih hehe. Nulis konten jadi sebuah kebutuhan karena Aku nyadar kalo nulis adalah media mengalirkan emosi yang positif untukku. 

Makin yakin lagi ketika sudah banyak yang membuktikan kalo mau sukses di suatu bidang, kita bisa mulai dari sesuatu yang kita suka, kita bisa earn dari situ. Selain puas dan bahagia, bisa juga untuk mendatangkan cuan asalkan kita mau konsisten berkarya di bidang itu.

  • Berbagi insight

Tiap orang punya episode kehidupan yang berbeda dan ada banyak banget hal dalam hidup ini yang bisa kita pelajari kalo kita membuka mata,hati dan telinga. Bumi ini adalah hamparan makna yang bisa kita pelajari dari sisi manapun. Setiap peristiwa dan pengalaman merupakan guru berharga. 

Berbagi pengalaman diri dan orang lain adalah hal yang menyenangkan apalagi bisa mendatangkan kebermanfaatan yang lebih. Setiap lisan dan perbuatan tentu akan dimintai pertanggung-jawaban, maka berbagi hal-hal positif bisa jadi pilihan untuk jadi jalan juangku menghabiskan sisa umur di dunia.

“Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri” -(QS al-Isrâ/ 17: 7)

  • Belajar agama

Kita boleh pandai dalam urusan dunia, tapi kita harus lebih pandai dalam urusan akhirat. Karena hakikat hidup sebenarnya adalah beribadah. Kita hidup untuk kembali kepada Allah.

Jadi, Aku harus paham bagaimana cara bertauhid, mengamalkan pokok keimanan, tata cara beribadah, dan semua hal yang diatur dalam kitab Al-qur'an sebagai pedoman hidupku sebagai muslimah. Tentunya memaknai peran sebagai perempuan, istri juga seorang ibu tidak luput dari masterpiece hidupku yaitu Al-qur'an.

“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia, sedangkan mereka lalai tentang (kehidupan) akhirat”. - (QS. Ar-Ruum [30]: 7)

Dan menuntut ilmu agama itu wajib, jadi akan diminta pertanggung-jawaban di akhirat kelak. Dihabiskan untuk apa jatah umur dan waktuku di dunia ?

Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim”. -(HR. Ibnu Majah)

Kebaikan dalam agama ini adalah untuk diriku sendiri. Kalau Aku masih enggan bahkan terpaksa untuk belajar agama, mungkin ada yang salah denganku ketika memahami konsep diri.

  • Berkomunitas

Berjejaring atau berkomunitas itu bisa mendatangkan banyak kebaikan apalagi kalo kita ketemu sama orang yang punya kesamaan value dan satu frekuensi. Kesempatan untuk berkolaborasi menghasilkan karya pun terbuka lebar. Selain menambah silaturahmi, juga membawa kebermanfaatan untuk sekitar. 

Hidup menjadi berarti kalo apa yang kita lakukan ada manfaatnya untuk orang lain.

"Sebaik - baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain". -(Hadits Riwayat ath-Thabrani)

Berkomunitas bisa jadi tempat untuk re-charging semangat dan belajar sesuatu yang kusukai untuk mendukung produktivitasku.


Alhamdulillah. Dari banyaknya aktifitas itu ada beberapa yang sudah jadi kandidat dalam menentukan potensi atau  kelebihanku hehe. Bolehlah self claim dulu 😁😁😎
Setiap hari adalah lembaran baru. Oleh  karenanya jangan sampe kita skip belajar. Terus berproses menjadi versi terbaik diri dan berusaha bersyukur dengan segala hal yang ditakdirkan oleh Allah. 

Nemuin kekuatan diri itu penting banget. Karena itu bisa jadi senjata kita untuk menang melawan hidup yang keras ini. Ceilah. Ceritanya masih bersambung ya. See ya 😄

#institutibuprofesional
#hutankupucekatan
#telurhijau
#lacakkekuatanmu
#jurnalmaintelurhijau

Related Posts

34 comments

  1. Metodenya simpel, tapi ngena..
    Makasih, infonya bagus :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba simple dan mudah diterapkan. semoga bermanfaat ya. makasih udah berkunjung di blog ini :D

      Delete
  2. Paling syuka sama tulisan mbak okta. Kebanyakan betulnya. Hahaha.. apalagi yang gosip ya mbak.. 🤭

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah mba dinda. hehe semoga bermanfaat yah , thanks banget udah berkunjung di blog newbie ini :3

      Delete
  3. Ada banyak "PR" ya mbak ketika menikah dan menjadi ibu�� Peran ganda ini membutuhkan 101 yang bener juga. Ikut seneng mbak menemukan grup yang cocok dan produktif untuk menimba ilmu. Nggak heran banyak orang yang bilang kita itu belajar seumur hidup��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya keputusan yang kita ambil itu sudah sepaket dengan konsekuensinya. Jadi peran apapun yg diambil harus dipikirkan secara sadar. Menjadi ibu, ayah itu punya konsekuensi logisnya masing-masing. dan setiap orang dibekali kemampuan yang berbeda sesuai dengan kapasitasnya. cmiiw yah hehe

      makasih banget yaa Lidin. alhamdulillah seneng bisa berkomunitas disini..bisa belajar sesuai dengan peran yg dijalani saat ini dan punya wadah untuk berkembang . semangat buat kamu juga! :)

      Delete
  4. Institute Ibu Profesional sangat terkenal dengan inovasi-inovasi programnya yang luar biasa. Selamat belajar, Mbak. Semoga menjadi ibu cekatan seutuhnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap! setiap tahun pasti ada hal-hal baru yang di-create oleh membernya. Dan senang bisa belajar dari pengalaman perempuan -perempuan hebat yang ada di sini.
      Siap Pak Yonal, terimakasih dukungannya. :)

      Delete
  5. Concern terhadap ilmu agama bagi saya itulah yang terbaik dan in sya Allah dunia akan mengikuti.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepakat! Bagi setiap muslim dan muslimah ini sebuah kewajiban dan harus menjadi sesuatu yang disukai. Semangat mas Herijo! Semoga bisa kolab yah buat tulisan tentang ini. thumb up (Y)

      Delete
  6. Wew.. udah cerita panjang masih bersambung toh. Keren ilmunya kak, buat sy yg sulit itu konsisten nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih kak, sampai 6 bulan kedepan ceritanya :D
      Alhamdulillah hihi. Semoga bermanfaat ya kak ilmunya
      bener banget, konsisten itu koentji pokoknya. Sama-sama punya PR disini :")

      Delete
  7. Banyak banget aktifitas yang dilakukan sebagai perpempuan. Kalo aku sih ga tau bakal kuat apa gk wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya begitulah kak. Perempuan itu spesial pun laki-laki . Di balik banyaknya aktifitas yang dilakukan perempuan, tentu butuh sokongan laki-laki. hehe Jadi saling melengkapi aja sih :D

      Delete
  8. Super sekali. Beneran mengenal potensi diri dan memaksimalkannya ya. Jurnalnya keren nih, beneran menginspirasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih kak, semoga bermanfaat ya. Insyaa Allah akan ada kelanjutannyaa hehe

      Delete
  9. Paling suka bagian yang menentukan aktivitas baik sebagai seorang perempuan, istri, dan ibu. Mau apapun tugasnya jangan lupa kita juga tetep seorang perempuan dan ada beberapa hal yang kita suka mungkin harus "mengalah" setelah menjadi ibu dan istri. Suka banget sharenya Mba!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah mba Tika.. lebih tepatnya memberi ruang untuk keluarga (anak, suami) agar dapet bahagianya kita juga. Win-win, aku menang kamu menang. Biar keliatannya gak cuma seorang ibu aja yang paling berkorban atau mengalah. Hehe cmiiw yaa Makasih udah mau berkunjung di blog ini :D Salam kenal yaa

      Delete
  10. wow mba keren sekali suka menulis jurnal populer, bisa dilihat dimana ya tulisannya ? btw senang ya bisa gabung komunitas ibu cekatan ini, jadi belajar mengenal potensi diri, cara daftarnya gimana ka ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jurnal populer yang pernah saya tulis tidak pernah dipublikasikan ke publik kak. Cuma untuk kalangan tertentu aja hehe :D Maaf yaah, next mau nulis di blog ini. Bismillah semoga ga cuma di niat aja..

      Iya mba, senang banget seperti ketemu 'rumah' tempat untuk belajar, berkembang, berkarya, berbagi dan berdampak. Bisa kunjungi websitenya kak di www.ibuprofesional.com atau instagramnya @ibu.professional.official Insyaa Allah akan ada pembukaan kelas foundation di awal tahun nanti.

      Delete
  11. Aku srlalu tertarik dengan bahasan dari Kelas Ibu professional, ini kelasnya banyak banget kan.. Dan tiap kelas punya kurikulum yang bagus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada 4 jenjang/kelas perkuliahan kak.
      1. Bunda Sayang
      2. Bunda Cekatan
      3. Bunda Produktif
      4. Bunda Salihah
      Betul..setiap jenjang punya kurikulum tersendiri hehe.

      Delete
  12. wah, template baru ya.. semoga makin semangat ngeblognya..
    btw, aktivitas yang paling disuka traveling? kalo itu sih, aku Juga!! hehe..
    traveling sambil bikin konten.. wekekek..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mba thya..iya ini lagi nyoba template baru, Masih belajar ngatur layout juga hehe doakan ya mba supaya bisa istiqomah :")
      Iyaa suka banget travelling. Dulu pas jaman kuliah sering main hehe. Skarang kebetulan aja pandemi dan punya bayik jadi masih disini-sini aja mba ehe
      Wehhhh mantep nih. mbak youtuber juga ? Sini bisikin sosmednya hehe

      Delete
  13. Keren aktivitas nya, ini apa program yang dari Institut Ibu Profesional ya? Salam kenal ya Bun :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba anggita.. salam kenal juga yaa mba :D
      semoga bermanfaat ya mbaa..iyah ini salahsatu jenjang perkuliahan di Institut Ibu Profesional namanya Bunda Cekatan.

      Delete
  14. jujur saya suka sekali mbak sama tulisan dan penjelasan yang diberikan, saya juga setuju dengan statement bahwa kalau mau sukses di suatu bidang, kita harus mulai dari apa yang kita suka, nanti ujung-ujung nya bisa dapat cuan ya hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah..semoga bermanfaat ya mas. Hehe Toss dulu dong :D

      Delete
  15. Langkah-langkah tetlihat simple tapi jadi tantangan untuk dilakukan. Langkah 1 dan 2 terutama. Setelah baca ini, aku juga pengen nerapin ke diri aku. Pengen berproses juga. Semoga bisa konsisten melakukannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba. Metodenya simple, justru proses merenungnya itu yang lama dan typing-delete-typing-delete pas ngerjain. "Ini bukan yaa..hmm kayaknya ini deh..eh tapi ini juga suka..hmmm" begitu terus.

      Semoga bermanfaat ya mba :D ikut senang ada yang mau nyoba juga. Next akan ada kelanjutannya mba hehe stay tuned yaaa :D

      Delete
  16. sama kita kak, aktifivtas bisa dan suka buat saya salah satunya adalah traveling, karena menyenangkan bisa jaid ajang buat healing mental dan fisik juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss dong kaka hehe
      Seneng yaa travelling tuh bikin hati plong dan kantong bolong #ehkagadeng wkwk

      Delete
  17. Info yang sangat bermanfaat buat saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, makasih sudah berkunjung ya mas Feri :)

      Delete

Post a Comment